CNN Mandiri Indonesia

CNN Mandiri Indonesia Adalah Situs Yang Menyajikan Kabar Berita Hari Ini, Terpercaya, Serta Berita Viral Lengkap Dan Akurat.

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

14 Apr 2020

Divonis Bersalah, 3 Terdakwa Kasus Ikan Asin Dijatuhi Hukuman Berbeda


CNN mandiri indonesi ~Tiga terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan konten asusila atau kasus ikan asin, yakni Pablo Benua, Rey Utama dan Galih Ginanjar divonis berbeda oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam sidang putusan yang digelar secara virtual oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, terdakwa Galih Ginanjar divonis lebih berat dari kedua terdakwa lainnya, yakni dua tahun empat bulan.

Sedangkan Pablo Benua divonis pidana penjara satu tahun delapan bulan dan istrinya, Rey Utama divonis satu tahun empat bulan.

"Mengadili terdakwa satu Pablo Benua, dua Rey Utami dan ketiga Galih Ginanjar secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik," kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Agus Widodo membacakan tuntutan, Senin (13/4/2020).

Hakim juga menyebutkan hal-hal yang memberatkan para terdakwa, yakni membuat korban atau saksi Fairuz A Rafiq dalam keterangannya di persidangan merasa malu untuk berinteraksi dengan dunia luar usai video tersebut diunggah ke media sosial.

Sedangkan yang meringankan ketiga terdakwa, yakni belum pernah menjalani proses hukum sebelumnya.

Usai membacakan putusannya melalui teleconference, hakim menanyakan kepada penasihat hukum para terdakwa apakah menerima atau pikir-pikir. Begitu juga kepada jaksa penuntut umum.

Pengacara Pablo Benua dan Rey Utama, yakni Rihat Hutabarat menyatakan untuk pikir-pikir terhadap putusan hakim. Hal serupa juga disampaikan oleh Sugiyarto, kuasa hukum Galih Ginanjar. Begitu pula dengan jaksa penuntut umum (JPU) Donny M Sany

Tuntutan untuk 3 Terdakwa  

Dalam kasus video 'bau ikan asin' bermula dari laporan artis Fairuz A Rafiq terhadap Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua terkait dugaan pencemaran nama baik lewat video. Dalam video yang diunggah ke laman Youtube, terdapat kalimat yang dinilai tidak pantas dan merugikan Fairuz.

Polda Metro Jaya lalu memproses laporan. Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video 'bau ikan asin'. Ketiganya telah menjalani masa penahanan di Rutan Polda Metro Jaya sejak 12 Juli lalu.

Dalam persidangan sebelumnya, JPU menuntut ketiga terdakwa dengan tuntutan berbeda. Galih Ginanjar dituntut pidana 3,5 tahun subsider enam bulan atau denda Rp100 juta.

Pablo Benua dituntut pidana 2,5 tahun dengan subsider enam bulan atau denda Rp100 juta. Lalu Rey Utami dituntut pidana 2 tahun penjara dengan subsider enam bulan atau denda Rp100 juta.

Hallo Buat Kamu Yang Masih Ragu Buat Mencari Bandar Togel Online TerpercayaBuruan Yakinkan Pilihan Kamu Hanya Di Mandiri Togel Dan Anda hanya Tinggal klik link yang berikut ini www.togelmanto.com Tunggu Kapan Lagi, Buruan Daftar Ya, Salam JP









 

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman